Welcome

Mengenal 3 jenis plastik tahan panas

Penggunaan plastik oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari di era serba modern ini tanpa disadari sudah banyak menggantikan peran material rumah tangga yang terbuat dari kayu, rotan, bambu, dan sebagainya.

Barang-barang terbuat dari plastik umumnya digunakan sebagai kotak bekal, gelas, piring, botol minum, dan keperluan rumah tangga lainnya. Jadi, dapat disimpulkan masyarakat saat ini belum bisa lepas dari benda bernama plastik.

Tahukah Anda? ternyata ada produk bahan plastik tahan panas yang memiliki sifat uv absorber (penyerap panas). Mengapa fungsi ini penting? Anda dapat bayangkan jika benda-benda dari plastik tersebut tidak tahan panas, maka akan cepat meleleh.

Simak ulasan selengkapnya tentang jenis-jenis plastik yang tahan panas berikut ini.

  1. Polycarbonate (PC)

Jenis plastik ini berwarna bening, tahan panas dan dapat digunakan berulang kali. Contohnya adalah plastik kemasan untuk makanan dan minuman, botol minum, alat rumah tangga, dan suku cadang mobil.

Selain itu, polycarbonate juga sering digunakan untuk membuat atap rumah. Cirinya memiliki bentuk yang transparan sehingga bisa digunakan sebagai pengganti kaca.

  1. Polypropylene (PP)

Sedangkan plastik jenis polypropylene ini termasuk plastik yang terbaik untuk tempat makanan dan minuman. Biasanya digunakan untuk bahan membuat wadah atau tempat makanan untuk take away, botol susu bayi, dan botol yoghurt.

Sama halnya dengan plastik jenis Polyethylene Terephthalate atau PETE, plastik PP ini mempunyai bentuk yang transparan. Salah satu keunggulannya yaitu memiliki daya tahan yang baik terhadap panas. Tidak seperti jenis plastik lainnya, Polypropylene terbukti tidak menghasilkan zat kimia berbahaya.

  1. High Density Polyethylene (HDPE)

Selanjutnya, jenis plastik yang biasa digunakan untuk membuat kemasan galon air ini juga memiliki ketahanan yang baik pada suhu tinggi dan zat pelarut. Dikategorikan sebagai jenis polimer yang cukup aman karena mampu menahan reaksi kimia yang biasa terjadi pada kemasan dan bahan yang dikemasnya.

Selain itu, HDPE juga digunakan untuk bahan kimia rumah tangga seperti deterjen, kosmetik, pembersih dan pemutih. Anda tidak disarankan menggunakannya secara berulang, karena plastik ini memiliki kecenderungan mudah melepaskan antimoni trioksida, bahan pelarutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *